Kejati Usut korupsi alat kesehatan Rp54 Miliar di Rumah Sakit Umum Anwar Makkatutu

RSUD Prof Anwar Makkatutu

Makassar (ANTARA News) – Kejaksaan Tinggi Sulawesi Selatan dan Sulawesi Barat menyelidiki dugaan korupsi alat kesehatan Rumah Sakit Umum Anwar Makkatutu di Kabupaten Bantaeng yang dibiayai Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara sebesar Rp54 miliar pada 2011.

“Laporannya sudah diterima dan tim penyidik sudah melakukan penyidikan terhadap kasus dugaan penyimpangan dana APBN itu untuk pengadaan alat kesehatan (alkes),” ujar Asisten Pidana Khusus Kejati Sulselbar Chaerul Amir di Makassar, Selasa.

Ia mengatakan, penyidikan yang dilakukan seperti memeriksa sejumlah pihak terkait seperti panitia pengadaan, pejabat pembuat komitmen (PPK) dan staf RSUD Prof Anwar Makkatutu.

Selain memeriksa kelima orang, tim penyidik juga telah memeriksa Direktur RSUD Prof Anwar Makkatutu Syafruddin Nurdin.

Dari pemeriksaan Direktur RSUD Anwar Makkatutu itu, dr Syafruddin juga telah menyerahkan dokumen berkaitan dengan proyek pengadaan alkes tersebut.

“Sudah ada lima orang yang sudah kami periksa dan dugaan adanya kerugian negara itu sangat besar karena proses penyidikan masih akan didalami lagi apalagi anggaran pengadaan alkes itu besar, sekitar Rp54 miliar,” katanya.

Ia menyatakan, khusus untuk Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Bantaeng dr Takudaeng, pihaknya mengaku telah mengagendakan pemanggilan untuk dilakukan pemeriksaan.

Meskipun demikian, Chaerul enggan membeberkan identitas kelima orang yang telah diperiksa oleh penyidik Pidsus Kejati tersebut.

Direktur RSU Anwar Makkatutu Syahruddin Nurdin yang dikonfirmasi melalui telepon selularnya (HP) membenarkan adanya pemanggilan yang dilakukan oleh penyidik kejaksaan dan dia juga sudah memberikan dokumen-dokumen terkait pengadaan alkes itu.

Dia juga mengaku dalam pengadaan itu pihaknya sudah memenuhi semua prosedur dan mekanisme sesuai yang telah dipersyaratkan.

“Saya telah menyerahkan seluruh dokumen yang dibutuhkan kejaksaan terkait proses pengadaan dan semua pengadaan itu sudah sesuai mekanisme dan prosedur,” katanya. (T.KR-MH/S023)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: