Berita Korupsi (Lagi) pengadaaan Alat Kesehatan (Alkes) RSUD Sampang

Dirut RSUD Terbelit Korupsi Rp 1,7 M

Senin, 02/04/2012 | 09:54 WIB Kejari memeriksa 18 saksi terkait proyek Alkes bernilai miliaran itu

SAMPANG –  Direktur Utama (Dirut) RSUD  Sampang, Tri Budi Waluyo ditengarai terbelit korupsi proyek pengadaaan Alat Kesehatan (Alkes) senilai Rp 1,7 miliar dan pengadaan jasa service senilai Rp 423 juta.  Kejaksaan Negeri (Kejari) Sampang pun sudah melakukan penyelidikan dan pemeriksaan terkait kasus miliaran rupiah yang bersumber dari dana ABPD 2010 itu.

Kasi Intel Kejari Sampang, Sucipto mengungkapkan, kini telah memeriksa 18 orang termasuk Dirut  RSUD, Tri Budi Waluyo itu. Dikatakannya, dari hasil pengembangan penyelidikan, ada indikasi tindak pidana korupsi. Namun, menurut dia, kini masih terus mencari  bukti-bukti riil dari proyek Alkes itu.

’’Dugaan korupsi di RSUD tersebut masih dalam tahap penyelidikan atau lidik. Itu, karena kita tengah mengumpulkan keterangan dari sejumlah saksi dan bukti kuat di lapangan. Sehingga kasus tersebut belum dapat ditingkatkan menjadi penyidikan atau sidik. Tetapi sudah ada titik terang bahwa pihak panitia pengadaan barang dan jasa disinyalir melakukan pengumuman lelang fiktif karena tidak dicantumkan di salah satu media cetak,’’ ungkap Sucipto, ditemui Senin (2/4).

Ditegaskannya, pihaknya masih belum dapat menetapkan tersangka dalam kasus korupsi proyek Alkes yang dimenangkan PT Amadei Devina Farma dan proyek pengadaan jasa service yang dimenangkan CV Alfa Indo Teknologi itu. Kedua rekanan itu  berasal dari Surabaya. ’’Untuk mengungkap kasus itu, kita akan mendatangkan saksi ahli untuk dimintai pendapatnya mengenai spesifikasi barang Alkes yang diadakan dalam proyek tersebut. Itu  apakah layak atau tidak,’’ jelasnya.

Sebagaimana diketahui, dugaan kasus korupsi ditubuh RSUD itu mencuat ke permukaan setelah Wakil Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Gerakan Anak Indonesia Bersatu (Gaib), Habib Yusuf menemukan indikasi penyalahgunaan APBD 2010. Temuan itu   dikatakan disertai bukti otentik. Menurutnya, dalam dokumen pelaksanaan anggaran (DPA), ternyata ditemukan banyak kejanggalan dalam pelaksanaannya di lapangan.

’’Kita mempunyai bukti akurat indikasi keterlibatan Dirut RSUD dalam sejumlah proyek tersebut, sehingga dia tidak mungkin dapat terhindar dari jeratan hukum. Namun pengusutan kasus itu tidak bakal terungkap terang benderang, jika penyidik Kejari tidak serius mengusut secara tuntas hingga ke akar-akarnya,’’ tegas Yusuf.

Dia mengancam akan melaporkan ke lembaga yang lebih tinggi, apabila Kejari sengaja bermain mata dengan pihak lain dalam proses pengusutan kasus itu. Karena tindakan para koruptor sudah tidak dapat ditolerir dengan dalih apapun. Makanya, Habib ini bersama rekan-rekannya berjanji akan terus memantau dan mengawal perkembangan penyelidikan tersebut agar tidak menguap begitu saja.

Sementara itu, Dirut RSUD, Tri Budi Waluyo, ketika dikonfirmasi terkait dugaan kasus korupsi yang membelitnya, membantah, jika pelaksanaan proyek Alkes 2010 itu fiktif dan tidak sesuai dengan ketentuan. Alasannya,   peralatan yang telah dibeli sampai saat ini masih ada. ’’Kalau proyek itu fiktif berarti tidak dibelanjakan, tapi buktinya peralatan tersebut masih ada di ruang Intensif Care Unit (ICU), serta kondisinya dalam keadaan bagus dan layak digunakan,’’ bantah Tri Budi.

Dia menegaskan, proyek pengadaan Alkes tersebut sebenarnya sudah diaudit tim Badan Pemeriksaan Keuangan (BPK) maupun BPKP Jatim. Hasil audit itu, lanjutnya, menyebutkan bila tidak ada masalah sama sekali karena sudah sesuai dengan spesifikasi yang telah ditetapkan dalam Rencana Anggaran Belanja (RAB). ’’Saya sudah menjelaskan secara detil kepada tim penyidik Kejari, tentang pelaksanaan proyek Alkes tersebut. Jadi saya tidak ingin berpolemik karena semuanya sudah ditangani aparat penegak hukum,’’ pungkasnya.

Sumber : Surabaya Post Online (www.surabayapost.co.id)

1 Comment

  1. I have been examinating out a few of your articles and i can state pretty nice stuff. I will surely bookmark your site.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: